impian-impian manis
Berbicara tentang impian, impian itu sungguh misterius. Banyak sekali orang yang berhasil mewujudkan impian mereka, namun tak sedikit juga orang yang gagal dalam meraih apa yang mereka impi – impikan. Ketika seseorang ditanya tentang impian mereka, pastilah setiap orang baik itu kaya ataupun miskin, sehat atau sakit, gemuk atau kurus, bahkan mereka yang sekolah maupun tidak pastilah memiliki impian yang berbeda – beda dan tentunya dengan cara yang berbeda-beda pula mereka menggapai impian tersebut.
“Impian hanyalah sebuah impian sampai itu
dituliskan, barulah saat itu ia menjadi tujuan”
-Greg S. Reid-
Impian memerlukan sebuah tindakan untuk dapat mewujudkannya. Sedangkan
manusia memiliki seribu kelemahan yang dapat menghambat terwujudnya sebuah
impian. Lupa adalah salah satu kelemahan terbesar manusia, dengan berbagai
kesibukan manusia terkadang lupa akan apa yang sedang mereka tuju. Banyak cara
untuk dapat fokus meraih apa yang kita impikan. Beberapa cara yang dapat
dipilih ialah dengan meniru cara dari seseorang yang dianggap sukses atau
dengan membuat suatu cara tersendiri yang sesuai dengan dirinya.
“Aku dan impianku”. Seperti manusia lainnya saya pun mempunyai ribuan
bahkan jutaan impian yang belum terwujud. Diantara jutaan impian tersebut
membahagiakan kedua orang tua adalah impian terbesar saya. Mungkin terdengar
umum sekali, karena setiap anak pastilah ingin bisa membahagiakan kedua orang
tua mereka. Selain itu, saya ingin jadi “sirius” bintang paling terang diantara
bintang – bintang lain. Saya ingin menjadi sosok yang unggul dan bisa dikenal
oleh banyak orang.
Sukses dan gagal. Dua kata yang
memiliki perbedaan sangat tipis. Dua hal yang sudah saya rasakan bahkan
berulang ulang. Tanpa kegagalan mungkin kesuksesan tidak akan manis rasanya.
Dengan kegagalan kita dapat belajar, belajar menjadi yang lebih baik.
“Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan
tidak pernah gagal,
tetapi bangkit ketika kita jatuh”
-Confusius-
Wajar
setiap orang takut akan kegagalan, namun sampai kapan ketakutan itu akan terus
membayangi ? dan kapan kita akan bergerak untuk maju? Dibalik suatu kegagalan
pastilah terdapat rencana tuhan yang lain, yang lebih baik dari yang kita
bayangkan. Jadi jangan lah takut untuk bermimpi.
.png)








Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus