Surat Cinta dari Seorang Mahasiswa Kedokteran

07.29 0 Comments


Versi Pertama
Hari itu, ketika tubuhku pada metabolismenya yang terendah...

Mataku berakomodasi tak percaya...
Benarkah yang tertangkap oleh nervi optici ku??

Dalam sms mu...
Katamu, akulah nukleus kehidupanmu...
Katamu, jika kau flagelatta, maka akulah ATP...
Katamu, jika kau inflamasi, akulah prostaglandin...

Sadarkah kau??
Kau berhasil membuatku mengalami hipertensi fisiologis dantachycardi
Perintahkan membrana tympani mu mendengar seluruh discuss vertebralis ku berkata...

"Setiap cardiac outputku membutuhkan pacemaker darimu.
Setiap detail gerakan glossus mu merangsang saraf simpatis ku."

"Ucapan selamat malammu laksana diazepam...
Ucapan "jangan menangis, sayang"mu bagaikan valium bagiku...
Dan ketika kau pergi...terasa bagaikan imunosupresi untukku..."

Apa yang terjadi padaku??

Cinta kau bilang??
Tak pernah kudengar Dorland mengucapkannya...
Di jurnal mana aku bisa memperoleh Randomised
Control Trial dengan Double Blind tentang nya??

Diagnosa aku...
Infus aku dengan cairan elektrolit "aku milikmu"...
Dan kita akan mengaktivasi seluruh sistem organ kita bersama-sama...
Sampai brain stem death memisahkan kita...

Versi Kedua
Gambaran radiografi inginmu non-visualized
Harapanmu tak terdeteksi dengan USG
CT Scan kemauanmu tak bisa diinterpretasi
Anganmu tak terbaca di lembaran elektrokardiogram
Jelaskan, dengan apa harus kutegakkan diagnosa cintamu?

Maaf jika vulnus ictum et causa keraguanku
Menembus cavum thorax dan bersarang tepat di cardia-mu
Menciptakan internal bleeding profuse yang mungkin membunuhmu
Menjadikan kolaps semua asa yang pernah kausemaikan

Tapi jika tanda-tanda vital cinta itu masih positif
Selamatkan ia dengan oksigenasi 2 liter/menit
Basahi cinta yang tersisa dengan cairan infus ringer laktat
Teteskan anti-koagulan agar tak terjadi proses pembekuan

Dengan anamnesa yang serius dan tenang
Kita catat semua planning masa depan dalam rekam medik
Simpan semuanya dalam lobulus hepar masing-masing
Bila saatnya kau bisa melihat ke dalam kedua organon visusku
Kan kaudapati bahwa cinta itu masih intak, steril, jernih, asepsis dan tanpa kontaminasi

***
Sambil dengerin Jamrud,
"Mungkin perlu kursus merangkai kata
untuk bicara
Dan aku benci harus jujur padamu
tentang semua ini..."

SUMBER :
http://gudangcanda.blogspot.com/2008/06/puisi-cinta-mahasiswa-kedokteran.html
http://yudhim.blogspot.com/2008/02/surat-cinta-mahasiswa-kedokteran.html

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f:
:g: :h: :i: :j:


Emotion lainnya?